Selasa, 13 Desember 2011

Perubahan Perubahan dan Perubahan

Agustus 2011. Itu kali terakhir saya menuangkan pikiran saya di sini. Kali terakhir saya menuangkan sebagian kebahagiaan saya di dunia nyata bersama kalian ... teman-teman yang masih sangat aktif menuliskan blog.

Sekarang ... Desember 2011. Sudah empat bulan berlalu. Rasanya tak cukup waktu dan kata-kata yang bisa saya tuangkan dalam satu blog kecil ini. Lagipula, saya yakin tak ada orang yang ingin membaca blog yang terlalu panjang.

Tapi, empat bulan yang telah saya lalui di tahun ini ... benar-benar sangat berarti. Ada satu kata yang bisa merangkum semua yang terjadi kepada saya dengan sangat baik dan saya telah menorehkan kata itu, tidak hanya sekali, namun tiga kali, pada judul blog ini. Ya. Perubahan.

Empat bulan yang saya lalui benar-benar mengubah saya. Sebagian orang akan mengetahui penyebabnya dengan sangat baik, sementara yang lain harus memuaskan diri dengan suatu kesimpulan sederhana dari saya: Perubahan itu membuat saya menjadi lebih baik.

Lebih baik. Menurut saya. Jadi, ya, perkataan itu bersifat subyektif. Saya tak tahu dan, mungkin, tak peduli bagaimana orang lain melihat perubahan yang terjadi dalam diri saya. Satu hal yang saya tahu pasti, saya menyukai diri saya yang sekarang, hasil suatu perubahan, dan mensyukuri perubahan itu.

Hal ini membuat saya berpikir. Lagi-lagi perubahan terjadi dalam kehidupan saya. Lagi-lagi perubahan itu terjadi kepada diri saya. Lagi-lagi saya tak bisa menghindar dari perubahan. Apakah setiap manusia memang tidak akan pernah bisa tidak berubah?

Manusia itu dinamis, saya pernah mendengar kata-kata itu di suatu tempat, dinamis dan tak pernah mau diam di tempat awal mereka. Mereka selalu ingin bergerak menuju tempat yang lebih baik dari mereka. Mungkin hal inilah yang menyebabkan perubahan menjadi suatu hal mutlak tak terelakkan di kehidupan manusia.

Perubahan dapat terjadi dengan mudah--nyaris tanpa kita sadari--atau dengan proses yang sulit dan, tak jarang, menyakitkan. Saya rasa ... kedua perubahan tersebut memiliki peranan yang berbeda dalam membentuk atau menghancurkan seseorang. Kedua perubahan itu juga, mungkin saja, tak diharapkan, namun sekali lagi, kita tetap tidak akan bisa menghindarinya.

Dan ... dari seluruh perubahan yang saya alami selama hidup saya yang masih tergolong baru ini, mungkin perubahan selama empat bulan inilah yang memberikan makna terdalam kepada saya. Proses perubahan yang memakan kesabaran, kekuatan dan keikhlasan selama diri saya perlahan bermetamorfosis menjadi saya yang sekarang.

Jadi, terima kasih.

Terima kasih kepada kalian yang menyebabkan saya berubah. Terima kasih kepada kalian yang ada dan terus mendukung saya dalam proses yang saya anggap telah mendewasakan diri saya itu. Terima kasih kepada satu-satunya Sang Pendengar yang telah memberikan jawaban tidak melalui kata-kata, namun melalui pemahaman dan kesunyian. Terima kasih kepada kalian yang telah hadir, singgah dan melewati hati saya.

Perubahan itu memang menyakitkan, saat itu, namun bukan hanya saya yang terluka dan rasa sakit itu adalah suatu tanda bahwa saya bisa menjadi lebih baik lagi.

Terima kasih. Sekali lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar